Seminar Nasional Grup Jawa Pos

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memaparkan diskusi yang didampingi GM Riau Pos Zulmansyah.

Serahkan Piala Penghargaan

CEO Riau Pos Media Grup H Makmur SE Ak MM menyerahkan piala penghargaan zum-penghargaan.

Salam Pak Presiden

GM Riau Pos, Zulmansyah Sekedang bersalaman dengan Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.

One World - One Drupa

Penulis di depan spanduk pameran percetakan terbesar di Jerman.

BERI SOUVENIR

GM Riau Pos, Zulmansyah Sekedang memberikan souvenir kepada Direktur Wi Go Indonesia, Duta Subagio saat kunjungan ke redaksi Riau Pos.

13 November 2013

Senam Dahlan Style Bersama ReDi di Marpoyan

Pekanbaru - Program Relawan Demi Indonesia (ReDI) Kota Pekanbaru, senam Demi Indonesia (DI) atau lebih dikenal sebagai Dahlan Style, kembali berlanjut pekan ini. Pagi ini, Senam Dahlan Style dilaksanakan di Kecamatan Marpoyan yang dipusatkan di kantor kecamatan, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Senam pagi ini didam­pingi ins­truk­tur profesional dari Sanggar Senam Pesona.

Senam Dahlan Style ini akan diikuti pegawai kecamatan dan para ReDi. Namun, bagi masyarakat Marpoyan yang ingin ambil bagian juga bisa langsung bergabung ke lokasi acara. Sekretaris Camat (Sekcam) Marpoyan Romi Paslah, me­ngatakan persiapan pe­lak­­sanaan sudah maksimal.

‘’Kecamatan sudah menyediakan tempat, kelurahan-kelurahan yang ada di Marpoyan juga sudah disurati untuk meramaikan kegia­tan. Kegiatan senam ini bagus, terutama untuk kesehatan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program senam setiap Kamis pagi di Keca­matan Marpoyan, jadi tidak akan mengganggung kinerja,’’ terang Romi, Rabu (13/11).

Sementara itu, General Manager Riau Pos H Zulmansyah Seke­dang menerangkan, seperti biasanya senam dilaksanakan pukul 07.45-08.15 WIB. Waktu ini sengaja diatur singkat dan cepat agar tidak mengganggu kinerja dan pelayanan kecamatan. Apalagi sifatn­ya senam ini adalah untuk memotivasi sesuai dengan filosofi berbagai gerakan senamnya.

Lanjut Zulmansyah, program senam sehat ini sudah direncana­kan sampai akhir Desember 2013. Setiap kecamatan akan dikunjungi tim ReDi untuk pelaksanaan senam Dahlan Style ini. Senam ini juga sebagai wahana untuk mendukung program pemerintah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, maka dirinya dan tim ReDi secara rela menyelenggarakan acara tersebut.(rpo)

11 November 2013

ReDI Riau Ziarah ke Makam Pahlawan

Mengenang jasa pahlawan dan mereka yang telah berjasa besar kepada Provinsi Riau, Relawan Demi Indonesia (ReDI) Wilayah Riau menggelar doa dan semai bunga di Taman Makam Pahla­wan Kusuma Dharma, Jalan Sudirman, Senin (11/11) sore. Ziarah sekaligus memper­ingati Hari Pahlawan kemarin dihadiri CEO Riau Pos Group (RPG) H Makmur Kasim SE MM Ak, Koordinator ReDI Wilayah Riau H Zulmansyah Sekedang, Koordinator ReDi Kota Pekanbaru Khairul Amri dan sejumlah Koordinator ReDI kecamatan di Pekanbaru dan Kampar.

Adapun makam yang diziarahi berturut-turut mulai dari makam H Zuhdi SH, H Burman, dan HR Soebrantas. Para relawan memanjatkan doa dan menabur bunga petang cerah itu.

CEO RPG Makmur Kasim selain sebagai salah seorang relawan, juga dikarenakan dua dari tiga pahlawan Riau yang diziarahi kemarin punya andil besar dalam perkembangan grup media terbesar di Sumatera itu.
‘’H Zuhdi SH adalah perintis berdirinya Riau Pos, beliau salah satu inisiator perencana berdirinya Riau Pos yang sudah dimulai sejak tahun 1990. Beliau mantan pejuang pada masa agresi militer juga seorang pekerja keras yang membuat Riau Pos menjadi besar seperti saat ini,’’ terang Makmur.

Riau Pos pertama kali diterbitkan, kata Makmur, berada di bawah Yayasan Riau Makmur yang didirkan oleh sejumlah tokoh masyarakat Riau. Sejak 17 Januari 1991, Riau Pos pertama kali terbit, Zuhdi adalah general manager sekaligus Pemimpin Redaksi Riau Pos hingga era reformasi.

‘’Beliau aktif sampai akhir hayatnya sebagai salah satu Direktur Riau Pos. Mudah-mudahanan dengan ziarah dan doa ini dapat memberikan ke lapangan dan kemudahan di bagi belaiu di alam sana,’’ terang Makmur.

Sementara itu, Koordinator ReDI Wilayah Riau Zulmansyah mengatakan, kunjungan ini tidak sekadar ziarah makam pahlawan. Namun, para relawan diharapkan dapat merenungkan dan mengambil hikmah dari perjuangan para pendahulu yang telah membangun Riau. Dia mencontohkan H Zuhdi SH yag saat membesarkan Riau Pos tidak pernah memikirkan materi.

‘’Pada masa itu beliau-beliau ini tidak mengharapkan materi, namun semangat bekerja demi perkembangan daerah ini melalui media massa. Riau tidak punya media, dia percaya hanya dengan media massa Riau bisa lebih cepat maju. Sesuai dengan motto Riau Pos sejak itu ‘’cerdaskan negeri bijakkan bangsa’’. Semangat dan etos kerja beliau memang benar-benar demi bangsa, Demi Indonesia,’’ ungkap Zulmansyah.

Selain purnawirawan TNI Zuhdi, ReDi Riau juga menziarahi makam H Burman yang bisa disebut sebagai pendidik wartawan karena merupakan orangtua dari wartawan Riau Pos Helmi Burman. Helmi Burman sendiri terakhir menjabat sebagai Pimpinan Umum Dumai Pos, anak perusahaan Riau Pos.

Terakhir adalah ziarah makam HR Soebrantas, pendiri Provinsi Riau yang merupakan mantan Bupati Kampar dan mantan Gubernur Riau. HR Soebrantas punya arti khusus bagi Riau Pos, pasalnya Purnawirawan TNI berpangkat Brigadir Jenderal ini kini namanya diabadikan menjadi sebuah jalan yang menjadi alamat Gedung Riau Pos.(end)

10 November 2013

Senam Sehat Indonesia Ramaikan CFD

KOTA (RP) - Kendati iven mingguan ‘’Kejutan Beruntung’’ susu kental manis Frisian Flag sudah berakhir pekan lalu, namun Riau Postetap hadir di lokasi yang sama pada Ahad (10/11). Panitia tetap menggelar senam sehat, namun kali ini diganti dengan senam sehat Demi Indonesia. Kegiatan ini seperti biasa selalu ramai oleh peserta car free day (CFD).

Kegiatan senam sehat Demi Indonesia atau lebih dikenal dengan senam Dahlan Style ini langsung diarahkan instruktur senam profesional dari Sanggar Senam Pesona. Di akhir senam kemarin panitia juga memberikan sejumlah door prize. Namun seperti dise­butkan General Manager Riau Pos H Zulmansyah Se­kedang, pekan depan panitia sudah mempersiapkan hadiah yang jauh lebih menarik bagi masyarakat yang meramaikan acara.

‘’Pekan depan sudah kami siapkan door prize yang lebih menarik. Kalau hari ini acara tidak didampingi sponsor, pekan depan kemungkinan kita akan didampingi Pegadaian Pekanbaru. Jadi, tentunya acara akan jauh lebih meriah karena pegadaian juga akan hadir dengan stand sendiri,’’ ungkap Zulmansyah, terkait acara lanjutan Riau Pos ini.

Zulmansyah mengajak ma­­­syarakat turut serta meramaikan acara seperti acara ‘’Kejutan Beruntung’’, apalagi konsepnya juga tidak jauh berbeda. Kegiatan hadir setiap Ahad pagi di area car free day ini juga akan dimulai dengan kegiatan senam sehat. Lalu akan ada berbagai games kecil, sementara di ujung acara dibagikan pula sejumlah hadiah kepada peserta yang beruntung.(end)

29 Oktober 2013

Tim ReDI Kembali Bantu Korban Banjir

Tim Relawan Demi Indonesia (ReDI) memberikan bantuan terhadap korban banjir di Jalan Banda Aceh, Gang Kencana, RT 04/RW 15, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya, Senin (28/10).

Sebelumnya Tim ReDI telah melakukan kunjungan untuk memberi bantuan kepada korban banjir Perumahan Graha Fauzan Asri, Kelurahan Tangkerang Labuai. Kedatangan tim yang dipimpin oleh Korwil ReDI Riau H Zulmansyah Sekedang ini, langsung disambut oleh Lurah Tangkerang Utara Syamsukamar didampingi Ketua RT 04/RW 15 Kelurahan Tangkerang Utara Ropimin. Selain itu puluhan warga yang terdiri dari ibu-iburumah tangga dan remaja juga ikut menyambut kedatangan tim ReDI.

Zulmansyah menuturkan, bantuan yang diberikan sebanyak 40 paket bahan Sembako tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian tim ReDI kepada warga yang terkena musibah banjir. ‘’Kita berharap bantuan ini
bisa bermanfaat bagi keluarga para korban banjir. Kemudian mudah-mudahan ini juga bisa meringankan beban para korban,’’ tuturnya.

Sementara itu, Lurah Tangkerang Utara Syamsukamar menuturkan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan tim ReDi Riau dan Pekanbaru yang hadir. ‘’Kami mengucapkan terima kasih
atas kepeduliannya terhadap warga kami yang terjena musibah. Mudah-mudahan para dermawan lainnya juga ikut tergerak hatinya untuk membantu,’’ harapnya.

Menurut Ketua RT 04/RW 15 Ropimin, banjir yang melanda wilayahnya mencapai hingga lebih dari empat meter dari lantai rumah warga sekitar. Sehingga warga sekitar terpaksa mengungsi ketika terjadi banjir. ‘’Ketika banjir kemarin, Gang Kencana 5 sampai Kencana 8 terendam banjir dan yang terparah berada di Kencana 8 yang mencapai lebih dari empat meter,’’ paparnya.

Mengingat curah hujan yang masih tinggi, Ropimin mewakili warga berharap, pemerintah bisa mencari solusi agar hal tersebut tidak kembali terulang. ‘’Biasanya pada Desember dan Januari curah hujan masih tinggi, jadi wilayah ini masih rentan terkena musibah banjir.

Sehingga kami sangat berharap pemerintah bisa mencari solusi agar hal ini tidak terjadi lagi,’’ harap Ropimin. Sosialisasi ke Pelajar Relawan Demi Indonesia (ReDI) Kota Pekanbaru menyempatkan diri untuk bersosialisasi dengan para pelajar, khususnya SMP dan SMA sederajat. Kesempatan ini dimanfaatkan para relawan untuk menyampaikan program dan bagibagi kaos relawan kepada para pelajar.

Kedatangan para relawan ini bersamaan dengan hari terakhir iven Xpresi Riau Pos, Sabtu (26/10), di lima sekolah, yakni SMPN 10, SMAN 4, SMAN 10, SMPN 32 dan SMPN 1 Pekanbaru. Para relawan yang  mengenakan kaos bertulis Relawan Demi Indonesia dengan gambar utama Dahlan Iskan ini berbaur duduk dengan para siswa dan guru.

Di antara yang ikut hadir kemarin, Kordinator ReDI Pekanbaru Khairul Amri, dan sejumlah kordinator kecamatan (Korcam), antara lain Kecamatan Tampan Candra Gunawan, Rumbai Suprayetno, Limapuluh Anang Fourtuna, dan Bukitraya Rendy R. Kebetulan Korwil ReDI Riau Zulmansyah Sekedang juga hadir bersama di SMPN 32 Pekanbaru.

Khairul Amri mengatakan, kehadiran para relawan ini diharapkan semakin memperjelas dan mempertegas keberadaan ReDI di Kota Pekanbaru. ‘’Ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan keberadaan ReDI di kota ini.

Bila ada yang ingin bergabung, bisa saja langsung bergabung, di samping kita mengajak juga para pelajar dan guru untuk bersamasama mendukung program Demi Indonesia,’’ kata Khairul. Di beberapa sekolah sebelumnya, juga bersama Xpresi Riau Pos sudah dilakukan bagi-bagi kaos ReDI. Ada yang diberikan kepada siswa, ada juga kepada guru-guru.

Seperti halnya di SMAN 10 kemarin, Kepala Sekolah Hazmi Has yang menerima hadiah kaos dari ReDI justru menyerahkan kaos itu kepada siswanya. Selain kaos, juga ada pin relawan bergambar Dahlan Iskan
yang disematkan ke siswasiswi di sekolah yang dikunjungi.

Korcam ReDI Tampan Candra Gunawan mengaku, sangat senang bisa berbaur dengan siswa-siswi yang ada di sekolah. ‘’Kalau seperti ini terasa masa-masa sekolah dulu. Dunia sekolah ini, apalagi SMA memang
mengasikkan dan kenangannya  sulit dilupakan. Nah, karena itu kami dari ReDI juga ingin ikut mewarnai dunia anak sekolah, agar menjadi lebih baik,’’ katanya.

Begitu juga kata Korcam ReDI Rumbai Suprayetno. ‘’Bagaimanapun siswa-siswi hari ini akan sangat menentukan masa depan Indonesia beberapa tahun ke depan. Karenanya, mereka ini haruslah diarahkan untuk
melakukan hal-hal yang positif agar tidak terjerumus kepada perilaku yang menyimpang. ReDI akan berupaya membimbing genarasi muda untuk menjadi semakin baik,’’ katanya.

Khairul Amri menambahkan, khusus untuk kalangan pelajar, khususnya SLTA akan disiapkan program khusus, yang akan berguna untuk kebaikan mereka nanti. ‘’Doakan saja. Mudahmudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dijalankan program ReDI khusus untuk kalangan pelajar di kota Pekanbaru,’’ ucapnya.(*3/*4/mar)

27 Oktober 2013

Api Insperasi Pemuda Riau

Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan!
ITULAH salah satu kesimpulan penting dalam pertemuan pemuda Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Melaka, Malaysia, tahun 2005 lalu. Waktu itu, saya masih menjabat Sekretaris KNPI Riau 2004-2008 dan dipercaya memimpin delegasi pemuda Riau dalam pertemuan pemuda DMDI yang membahas ‘’Belia dalam Pembangunan’’.

Pun saat pertemuan pemuda Asia Tenggara di Singapura —dimana saya juga ikut salah satu peserta mewakili delegasi Indonesia— tetap saja dikumandangkan soal semangat pemberdayaan pemuda untuk menjadikan pemuda pemimpin di masa depan, pada segala bidang pembangunan.

Hebatnya, fakta hari ini, pemuda Indonesia —termasuk pemuda-pemudi di Riau yang usianya masih di bawah 40 tahun— ternyata telah melewati semangat ‘’Pemuda hari ini pemimpin masa depan!’’ itu. Pemuda-pemudi Riau hari ini, ternyata telah merebut masa depan mereka lebih cepat dari waktunya dan membuktikan diri mereka mampu menjadi pemimpin masa kini!

Salah satu faktanya, lihatlah pada catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Agutus 2010, Muri mencatat bupati termuda di Indonesia berasal dari Riau, yakni Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto yang dilantik menjadi bupati saat usianya masih 30 tahun, 3 bulan dan 23 hari.

Rekor itu memang akhirnya dipatahkan anak muda Indonesia lainnya bernama Mardani H Maming yang dilantik menjadi Bupati Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan saat berusia 28 tahun dan dipatahkan lagi oleh R Mohd Makmun Ibnu Fuad yang dilantik menjabat Bupati Bangkalan, Madura di Jawa Timur saat usianya baru 26 tahun. Tapi, fakta baru sudah tertulis dalam sejarah: pemuda hari ini adalah pemimpin masa ini, bukan lagi pemimpin untuk masa depan!

Menjadi kepala daerah, tentu saja bukan itu satu-satunya ‘’alat ukur’’ anak-anak muda Riau sukses di bidang politik. Sebelumnya, ada juga pemuda Riau sudah dipercaya menjadi ketua partai politik (parpol) saat usianya masih 29 tahun, yakni HM Lukman Edy yang menjabat Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau. Bahkan, Lukman Edy kemudian mengharumkan nama Riau— bukan hanya nama pemuda Riau— setelah dia ditunjuk Presiden SBY menjadi menteri saat usianya masih di bawah 40 tahun.

Di bidang ekonomi, anak-anak muda Riau bagaikan kilap mutiara. Sebut satu nama, misalnya Sacharissa Kurniawan. Entrepreneur muda yang lahir di Kota Dumai ini, memang namanya kurang populer, tetapi dia telah menjadi desainer dan perancang properti terkemuka. Bukan hanya untuk Indonesia, tetapi bahkan di dunia. Beberapa properti rancangannya Sacharissa Kurniawan antara lain San Li Tun, Soho Zhong Guan Cun dan Soho Beijing Residence di Beijing-Cina, serta Leo Burnett Office, Ashley Isham Boutique dan Prologue Bookstore di Singapura.

Pada bidang seni dan entertainment, anak-anak muda Riau lainnya membuktikan diri sukses menembus pentas nasional dan eksis di masa ini dengan jutaan fans mengidolakan mereka.

Sebutlah nama Geisha Band yang digawangi Momo (vocal), Roby (gitar), Nard (bass), Dhan (keyboard), Aan (drum) serta Lyla Band yang digawangi Indra Sinaga (vokal), Fare Adinata (gitar), Dharma (keyboard), Amek Jen Aris (drum) dan Dhennis (bass). Kerja keras, kesungguhan, serta fokus pada bidang yang mereka tekuni merupakan kunci sukses anak-anak muda Riau itu.

Pada berbagai-bagai bidang lainya, pendidikan, hukum dan advokasi, olahraga serta lainnya, tapak-tapak prestasi juga telah ditorehkan anak-anak muda Riau. Sebagian prestasi anak muda Riau itu, disajikan Riau Pos hari ini dalam edisi khusus Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Edisi khusus Sumpah Pemuda ini dipersembahkan untuk menjadi ‘api inpirasi’, sehingga di kemudian hari pada masa depan semakin banyak anak-anak muda Riau yang berprestasi lebih hebat, lebih hebat dan lebih hebat lagi!***